Berita

back

Pindad Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dan Nota Kesepahaman dengan Universitas Pertahanan

Direktur Utama PT Pindad (Persero), Abraham Mose dan Rektor Universitas Pertahanan, Laksamana Madya TNI Dr. Amarulla Octavian.,ST., M.Sc., DESD., CIQnR., CIQaR., menandatangani Nota Kesepahaman (NK) tentang Kerjasama Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Universitas Pertahanan pada Rabu, 4 November 2020. Dalam acara yang sama, Abraham juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan  Dekan Fakultas Teknologi Pertahanan Unhan, Romie Oktovianus Bura, B.Eng (Hons)., MRAeS, Ph.D., CIQnR., CIQaR, tentang Kerjasama Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat di Bidang Teknologi Pertahanan. Acara dihadiri oleh Direktur Administrasi dan Keuangan, Wildan Arief, Direktur Teknologi dan Pengembangan, Ade Bagdja besera para VP dan direktur anak perusahaan PT PEI, Sena Maulana beserta jajaran Universitas Pertahanan. 

Acara penandatangan Perjanjian Kerja Sama dan Nota Kesepahaman ini berbarengan dengan kegiatan On The Job Training (OJT) mahasiswa Universitas Pertahanan yang dikelola oleh Corporate University Pindad yang akan dilaksanakan selama 3 hari.

Abraham Mose dalam sambutannya menyambut baik kerjasama yang terjadi antara Pindad dengan Universitas Pertahanan sebagai sumber pengetahuan mengenai teknologi khususnya pertahanan.

“Pindad merupakan tempat yang tepat untuk membina, membimbing dan mendidik para calon industriawan yang akan menjadi pemimpin kedepannya. Dengan adanya program On The Job Training mahasiswa Universitas Pertahanan bisa mempelajari mulai dari sejarah, permesinan, dan bagaimana Pindad mencapai industri 4.0,” ujar Abraham.

Abraham juga menjelaskan mengenai industri pertahanan luar negeri yang sudah menerapkan dual use technology. Pindad menerapkan dual use technology dengan mengembangkan bisnis produk industrialnya.

“Mesin maupun sumber daya manusia dapat diberdayakan untuk produk industrial seperti excava, alat-alat pertanian, alat-alat perkapalan, perkeretaapian, hingga tabung gas dan pengadaan Pertashop sebanyak 1000 unit. Hal ini menunjukkan bagaimana Pindad memanfaatkan dual use technology di industri pertahanan.”

Abraham berharap kerjasama dengan Universitas Pertahanan yang menerapkan pola strategic partnership dapat menjadikan Pindad sebagai tempat untuk menimba ilmu yang kelak akan digunakan dengan baik kedepannya.

Dalam sambutannya, rektor Universitas Pertahanan, Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., CIQnR, CIQaR menyampaikan terimakasih atas sambutan Pindad untuk Unhan.

“Kerjasama ini merupakan peluang yang bagus terutama dalam mengembangkan sistem senjata yang baru. Kami juga sebelum kesini melakukan diskusi untuk senjata lain dan amunisi lain seperti bom laut dan lain-lain untuk memenuhi kebutuhan Unhan”, ujar Amarulla Octavian

Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi, serta pelaksanaan pembinaan mahasiswa On The Job Training Unhan di Corporate University.

Top