back
Kepala BSSN Kunjungi Pindad, Bahas Penguatan Kerja Sama Keamanan Siber Dalam Industri Pertahanan
Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa menerima kunjungan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi beserta jajaran di Auditorium Gd Direktorat Pindad, Bandung pada Rabu, 4 Februari 2026. Audiensi dilakukan dalam rangka merespons dinamika kondisi geopolitik global yang semakin kompleks, ancaman perang simetrik, dan memperkuat keamanan siber industri strategis nasional. Kunjungan ini juga dihadiri Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad, Prima Kharisma dan Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM PT Pindad, Kemal Sudiro serta jajaran eselon satu PT Pindad.
Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa dalam sambutannya menyambut baik audiensi dengan Kepala BSSN dan berharap terjalin kolaborasi strategis yang kuat terkait teknologi siber dengan Pindad dan industri pertahanan.
"Suatu kehormatan bagi kami beraudiensi dengan Kepala BSSN beserta jajaran, Pindad tidak hanya fisik tapi virtual berbasis cyber yang mengembangkan teknologi. Secara sistem hampir semua proses di Pindad menggunakan digital, tentunya hal ini membutuhkan ketelitian dan keamanan tinggi. Kami harap hubungan strategis ini menjadi awal kerja sama yang lebih erat dan kuat terkait teknologi siber yang berkembang cepat dan penting dalam menjaga kemanan dan pertahanan kita," ujar Sigit P. Santosa.
Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi menyampaikan strategisnya posisi pindad serta pentingannya kolaborasi membangun ekosistem kemanan siber dan sandi untuk perlindungan industri pertahanan nasional.
"Dinamika geopolitik global yang terjadi saat ini sangat kompleks, adanya pergeseran dinamika keamanan siber yang bukan hanya isu teknis, tapi instrumen utama. Pindad merupakan industri yang sangat strategis dalam pertahanan nasional. Kolaborasi industri pertahanan penting untuk membangun ekosistem industri keamanan siber dan sandi. BSSN berkomitmen untuk membangun sistem yang lebih luas, besar harapan membangun kapasitas dengan semangat kolaboratif," ujar Nugroho Sulistyo Budi.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi, pertukaran cendera mata dan foto bersama.





